Home Bahasa Indonesia Keterampilan Menyimak Perihal Mulut Secara Efektif

Keterampilan Menyimak Perihal Mulut Secara Efektif

9
0

Menyimak merupakan acara mendengar dan memamahi yang dilakukan secara khusus dengan terpusat pada objek yang disimak. Kegiatan menyimak merupakan acara yang umum dilakukan sehari-hari terlebih di dalam kelas. Di sekolah, murid harus menyimak dengan seksama klarifikasi guru biar sanggup menyerap pelajaran yang sedang diajarkan. Agar sanggup menangkap poin-poin penting dari pembelajaran, tentu murid-murid harus mempunyai keterampilan menyimak dengan baik dan tepat. Cara menyimak yang paling sempurna yaitu menyimak secara efektif. Menyimak secara efektif bermanfaat untuk mendapat data atau informasi yang akurat. Selain menyimak klarifikasi guru saat mengajar, adakalanya murid juga harus menyimak perihal verbal untuk mendukung pembelajaran. Wacana tersebut bisa berasal dari guru, gosip televisi, gosip radio, dan sebagainya. Keterampilan menyimak memperlihatkan sejauh mana murid sanggup memahami informasi yang ia dengar.

Ciri-ciri Wacana Lisan

Wacana verbal merupakan perihal yang disampaikan secara verbal melalui pembicaraan eksklusif atau tidak langsung. Agar informasi yang disampaikan dalam perihal verbal sanggup diterima, maka pendengar harus menyimak dengan seksama.

Berbeda dengan perihal tulis yang sanggup kita baca berulang-ulang, perihal verbal cenderung tidak sanggup diulang alasannya berlalu begitu saja sehingga memerlukan daya simak yang lebih tinggi biar interaksi antara pembicara dan pendengar tidak terputus.

Berikut beberapa ciri-ciri perihal lisan:
1. Memerlukan daya simak yang tinggi
2. Cenderung sulit diulang terutama pembicaraan langsung
3. Dapat dilperjelas dengan gerakan anggota tubuh
4. Menyatukan partisipan dalam konteks yang sama
5. Relatif lebih pendek dari perihal tulis
6. Melibatkan unsur kebiasaan yang telah diketahui bersama
7. Dapat melibatkan interaksi dengan partisipan secara langsung

Contoh paling sederhana yang sanggup kita jadikan materi sebagai latihan untuk menyimak perihal verbal yaitu acara mendengar gosip di televisi. Cobalah untuk menonton sebuah gosip dan lihat sejauh mana kau bisa menangkap informasi yang disampaikan oleh pembawa berita.

Artikel Terkait :
Pengertian Ungkapan Sebagian (Idiom Sebagian)

Defenisi dan Tujuan Menyimak

Perlu diperhatikan bahwa menyimak tidak sama dengan mendengar. Menyimak membutuhkan perhatian dan keseriusan yang lebih daripada sekedar mendengar. Ketika menyimak suatu pembicaraan, maka penyimak akan mendengar dan mencoba memahami.

Pada acara mendengar, pendengar bisa saja tidak memahami isi pembicaraan alasannya tidak diiukuti dengan pemahaman dan bukan merupakan tujuan. Dalam acara menyimak, pendengar berusaha memahami isi pembicaraan alasannya terdapat unsur tujuan yaitu memperoleh informasi.

Dengan kata lain, menyimak yaitu suatu proses yang meliputi acara mendengarkan suara bahasa, mengidentifikasi, menginterpretasikan, dan mereaksi atas makna yang terkandung di dalamnya. Pendengar sanggup memperoleh informasi secara efektif jikalau acara menyimak dilakukan dengan benar.

Tujuan utama menyimak yaitu menangkap ide, gagasan, atau pesan yang terdapat pada materi atau materi simakan. Jika dijabarkan, maka berikut beberapa tujuan dari menyimak:
1. Untuk memperoleh informasi dan fakta
2. Untuk menganalisis dan mengevaluasi fakta
3. Untuk memperoleh ide dan pengetahuan
4. Sebagai sarana hiburan

Kegiatan menyimak melibatkan tiga unsur utama, yaitu pembicara atau narasumber, pendengar atau penyimak, dan materi simakan. Bahan simakan atau topipembicaraan merupakan hal paling penting dalam komunikasi verbal khususnya acara menyimak.

Teknik Menyimak Secara Efektif

Menyimak secara efektif merupakan cara yang sempurna untuk mendapat informasi. Jika keterampilan menyimak secara efektif sudah dikuasai, maka murid sanggup memperoleh informasi secara akurat dari perihal verbal atau pembicaraan yang sedang ia simak.

Beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam menyimak wcana secara efektif antaralain kesiapan mental dan fisik, motivasi, sikap, menyimak secara keseluruhan, tanggap situasi, kontak dengan pembicara, merangkum isi pembicaraan, dan menanggapi hasil pembicaraan.

#1 Kesehatan Fisik dan Mental 
Kesehatan fisik dan mental merupakan hal penting yang harus kita perhatikan sebelum melakuan acara menyimak. Saat menyimak diharapkan pikiran yang jernih dan badan yang fit biar kita sanggup berkonsentrasi secara optimal.

Artikel Terkait :
Majas Eufemisme, Pengertian, Contoh, Macam-Macam/Jenis, Perbandingan

#2 Motivasi 
Hal penting berikutnya yaitu motivasi atau dorongan. Salah satu motivasi yang harus kita miliki sebelum mengikuti acara menyimak tentulah tujuan. Dengan adanya dorongan berupa tujuan, maka kita akan lebih bersungguh-sungguh dalam menyimak alasannya kita tahu apa tujuan kita.

#3 Menghargai Pembicara
Sebagai penyimak kita harus bersikap objektif dan menghargai pembicara. Siapapun pembicara dan bagaimanapun pandangan kita terhadapnya, cobalah untuk memposisikan diri sebagai penyimak dan cobalah untuk mengharaginya dengan demikian kita sanggup menyimak dengan lebih ikhlas.

#4 Menyimak Menyeluruh
Untuk menjadi penyimak yang baik, kita harus menyimak secara lengkap namun tetap arif menentukan bagian-bagian penting yang perlu diingat. Sama menyerupai membaca, kita harus bisa melihat poin-poin penting dari informasi yang disampaikan.

#5 Tanggap Situasi
Penyimak yang ideal yaitu penyimak yang tanggap terhadap situasi dan kondisi. Penyimak perlu mengenal situasi pembicaraan, cepata menyesuaikan diri, dan memahami gaya pembicara sehingga sanggup mengikuti kemana arah pembicaraan.

#6 Kontak dengan Pembicara
Agar proses menyimak lebih hidup, kita perlu melaksanakan kontak dengan pembicara melalui perhatian, senyuman, anggukan, dan tanda atau gerakan lain yang memperlihatkan simpati terhadap pembicaraan tersebut. Dengan begitu akan terjalin hubungan antara pembicara dan penyimak.

#7 Merangkum Isi Pembicaraan
Sebagai penyimak, tentu kita bertugas untuk mendengar, menyimak, dan menangkap poin-poin penting yang disampaikan dan menyusun poin-poin tersebut sebaik-baiknya. Dalam hal ini tentu kita memerlukan sebuah catatan untuk mencatat poin penting yang kita tangkap dari pembicaraan.

#8 Menanggapi Hasil Pembicaraan
Setelah selesai menyimak, selanjutnya kita sanggup memberi balasan berupa penilaian dan respon positif. Tanggapan ita terhadap hasil pembicaraan sanggup kita jadikan contoh sejauh mana kita memahami pembicaraan tersebut.

Dengan demikian, teknik yang sanggup kita lakukan untuk meningkatkan keterampilan menyimak secara efektif yaitu dengan cara mendengarkan pembicara dengan konsentrasi penuh, menelaah isi pembicaraan, menyimak dengan kritis, dan menciptakan catatan sebagai rangkuman dari hasil acara menyimak.

Artikel Terkait :
Contoh Pidato Serah Terima Jabatan Kepala Sekolah

Faktor yang Mempengaruhi Keterampilan Menyimak

Keterampilan menyimak secara efektif dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berkaitan eksklusif dengan unsur-unsur yang terlibat, yaitu unsur pembicara, unsur penyimak, unsur materi, dan unsur situasi.

#1 Unsur pembicara
Meski acara menyimak dilakukan oleh pendengar, namun pembicara secara tidak eksklusif juga akan mempengaruhi proses menyimak. Agar acara menyimak sanggup berlangsung secara efektif dan efisien, maka pembicara harus menguasai materi, bersikap percaya diri, berbicara secara sistematis, dan bisa berinteraksi dengan penyimak memakai gaya yang bervariasi.

#2 Unsur Penyimak
Sebagai penyimak, kita harus berusaha mendengar pembicara dengan konsentrasi dan serius alasannya kita punya tujuan untuk memperoleh informasi dari apa yang disampaikan oleh penyimak. Oleh alasannya itu, tentu kita harus punya minat atau motivasi yang berpengaruh untuk menyimak.

Selain mempunyai minat untuk menyimak, penyimak juga harus mempunyai sifat objektif dan kooperatif. Sifat objektif berarti penyimak memakai pandangan terhadap materi simakan bukan bergantung pada siapa pembicaranya.

Seorang penyimak juga harus bersikap kooperatif yaitu siap berhubungan dengan pembicara untuk keberhasilan komunikasi tersebut. Bentuk kerjasama tersebut sanggup ditunjukkan dengan cara menghargai pembicara, berinteraksi dengan pembicara, dan tidak menjadikan keributan.

#3 Unsur Materi
Agar acara menyima berlangsung secara efektif dan memperlihatkan manfaat, tentu materi atau materi simakan yang akan disampaikan harus aktual, sistematis, seimbang, dan bermanfaat. Baik pembicara maupun penyimak harus sama-sama bijak menyesuaikan materi pembicaraan.

#4 Unsur Situasi
Faktor terakhir yang sangat mempengaruhi acara menyimak yaitu dari unsur situasi. Agar acara menyimak sanggup berlangsung dengan baik, maka situasi atau kondisi lingkungan dimana proses menyimak berlangsung haruslah nyaman dan aman biar pembicara dan penyima tidak mengalami gangguan.